Senin, 04 Maret 2019

Sudah Lima Kali Panen Ganja, 3 Pelaku Tanam Ganja Dalam Pot

Sumber: akurat.co

Menanam Ganja dengan cara menanam dipot membuat S (50) sudah menuai hasil. Dari menanam bibit Ganja, pelaku sudah pernah panen sebanyak lima kali. Daun Ganja kering yang dipanen S, terbukti laku dipasaran.

Kapolsek Jatinegara Kompol Rudi yang menyampaikan, pengakuan pelaku tadi benar adanya. Selama ini, pelaku menjual barang haram dengan bentuk daun kering yang dipanen dari penanaman sendiri.

"Yang bersangkutan ini setelah kami interogasi mengaku sudah 5 kali panen," ucap Rudi di lokasi, Senin (4/3/2019).

Awalnya, sambung Rudi, S hanya coba-coba menanam Ganja. Hingga kemudian muncul niatan untuk menjual barang haram tersebut karena tergiur keutungan yang berlipat-lipat.

"Menurut pengakuan S ini awalnya dia nanam Ganja iseng saja. Namun karena tergiur keuntungan besar makanya dijual," katanya.

Satu paket Ganja kering siap edar yang kira-kira berukuran satu jari orang dewasa dijual Rp 100.000. Keuntungan yang didapatkannya ketika panen mencapai puluhan juta rupiah.

Daun beserta batang Ganja kering dijualnya kepada orang-orang yang sudah sering membeli, dalam hal ini kepada tersangka berinisial AP yang juga telah diamankan.

"Dia jual lewat WA. Karena ada buktinya percakapan di HP," tutur Rudi.

S disangkakan Pasal 111 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 dengan hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun kurungan penjara.

Minggu, 03 Maret 2019

Taman Dinosaurus Cina Diprotes Karena 'Cuti Bad Mood'

Sumber: Google

Taman dinosaurus di timur Cina memberikan cuti pada para karyawan yang tengah mengalami ‘bad mood’.

Hal ini karena menurut perusahaan itu, ‘bad mood’ sangat berpengaruh dan bisa saja merusak produktivitas dalam bekerja. Terlebih, para staf kerap dianggap banyak bertemu orang yang kadang dapat membuat sedih dan putus asa.

"Dengan suasana hati senang, staf dapat melayani pengunjung dengan ramah," ungkap juru bicara taman itu Chen Qingcheng.
Adapun jatah cuti itu diberlakukan satu kali dalam sebulan.

“Sudah tiga tahun terakhir, saya tidak berusaha mencari-cari alasan tak bekerja ketika tengah bad mood,” ungkap salah seorang.Stafnya yang dilansir dari Daily Mail, Minggu (3/3/2019).

Namun, kebijakan yang diberlakukan ini bertentangan dengan pemerintah Cina dengan menyerukan untuk mengganti cuti berbayar dengan kebijakan yang lebih konkret.

Dilan 1991 Sukses Tembus 2 Juta Penonton Padahal Baru 3 Hari

Sumber: Google

Film Dilan 1991 kembali mencetak rekor baru. Setelah hari pertama meraup 800.000 penonton, film karya rumah produksi Max Pictures itu sudah berhasil menembus angka 2 juta penonton hanya dalam kurun waktu 3 hari penayangan. Demikian, Dilan 1991 pun resmi pecahkan rekor box office Indonesia sepanjang masa.

Kabar bahagia itu diumumkan sendiri oleh Max Pictures melalui akun Instagram resmi mereka.

“Total sampai hari ke-Dilan 1991. Rekor baru sepanjang masa 2.082.000. Terima kasih penonton Film Indonesia,” tulis Max Pictures, dikutip Minggu (3/3).

Lebih lanjut, Max Pictures berharap film Indonesia lainnya dapat menjadi yang terbaik di negeri sendiri.

“Terima kasih apresiasinya penonton Indonesia, mari dukung terus film dalam negeri dan menjadi yang terbaik di negeri sendiri,” demikian tertulis dalam keterangan unggahan Max Pictures.



 Jumlah penonton film Dilan sudah dipastikan akan terus bertambah menginggat film yang diadaptasi dari novel karya Pidi Baiq itu masih tayang di Bioskop seluruh Indonesia.

Sebelumnya, film Dilan 1990  memperoleh 2,2 juta penonton hanya dalam satu minggu. Film ini pun tercatat sebagai menjadi salah satu film terlaris di Tanah Air dengan perolehan 6 juta penonton selama tayang.

Film Dilan 1991 merupakan sekuel dari film pertamanya 1990 . Film ini melanjutkan kisah Dilan (Iqbaal Ramadhan) dan Milea (Vanesha Prescilla) setelah keduanya resmi berpacaran dalam film Dilan 1990. Film Dilan 1991 tak hanya menyajikan romantisme ala Dilan dan Milea tapi juga polemik yang lebih serius dalam kisah cinta mereka.

Tiga Pendaki Tewas di Gunung Tampomas Akhirnya Identitas Diketahui

Sumber: Google

Kantor Badan SAR Nasional atau Pencarian dan Pertolongan Bandung menyatakan, identitas dari ketiga remaja pendaki yang tewas di Gunung Tampomas, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (3/3/2019) telah berhasil diidentifikasi, yakni mereka merupakan pelajar asal Kabupaten Indramayu.

Juru Bicara Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Joshua Banjarnahor mengatakan, identitas ketiga korban yakni Ferdi Firmansyah kelahiran Indramayu 11 Maret 2006, Lucky Parikesit kelahiran Indramayu 28 Februari 2006 dan Agip Trisakti, kelahhiran Indramayu 1 September 2004. Seluruhnya warga Blok Kuang, Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

"Dengan telah dievakuasinya korban oleh tim Sargab, maka kami usulkan penutupan operasi SAR," kata Joshua.

Ia menuturkan, informasi awal dari musibah yang telah menimpa tiga pendaki itu tersambar petir, namun setelah dilakukan pemeriksaan dan evakuasi korban diduga akibat kedinginan atau hipotermia.

Kondisi korban saat ditemukan, kata Joshua, dalam keadaan sudah terbujur kaku di tenda dengan mengenakan pakaian masih basah. Mereka selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang.

"Posisi korban meringkuk, kemungkinan menahan dingin," kata Joshua.

Ia menyampaikan, petugas gabungan saat pertama menemukan ketiga korban hanya mendapati tenda, pakaian dan beberapa perlengkapan mendaki, sedangkan identitasnya tidak diketahui.

Petugas, lanjut dia, mengetahui ketiga korban melakukan pendakian di jalur Narimbang, Desa Cibeureum, Kecamatan Cimalaka, Sumedang pada Sabtu (2/3/2019), dan telah melaporkan dengan menuliskan nama Lucky di buku pendaki.

"Diketemukan pertama kali oleh pendaki lain yang berasal dari Bekasi, dan di buku ditulis nama pendakinya adalah Lucky," katanya.

Akhirnya Tiba Dirumah Duka Jenazah Dari Ibunda Mikha Tambayong

Sumber: Google

Jenazah ibunda Mikha Tambayong, Deva Malaihollo alias Deva Sheila Tambayong dikabarkan telah berpulang pada Minggu (3/3).

Sekitar pukul 22.20 WIB, jenazah baru saja tiba di rumah duka yang terletak di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Berdasarkan pantauan dari media Akurat.co, para pelayat dengan kostum serba hitam sudah mulai berdatangan kerumah duka untuk memberikan doa.

Rumah duka ibunda Mikha Tambayong. AKURAT.CO/Rahma Maulidia

Suara isak tangis pun mulai memenuhi rumah kediaman. Jenazah dibawa menggunakan kendaraan ambulan, sementara itu Mikha Tambayong datang menggunakan kendaraan pribadinya yang berwarna putih.


Lantunan piano kemudian mengiri kehadiran jenazah di rumah duka.

Dikabarkan, ibundanya meninggal dunia pukul 6 sore tadi lantaran mengidap penyakit autoimun. Saat ini, prosesi ibadah kebaktian tengah berlangsung di rumah duka.





BMKG: Lampung Akan Kembali Diterpa Hujan Disertai Petir dan Angin

Sumber: Google
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah menyampaikan peringatan dini kewaspadaan kondisi cuaca buruk potensi hujan lebat dengan disertai petir dan angin kencang  pada sejumlah wilayah di Provinsi Lampung, Senin (4/3/2019) hingga Selasa (5/3/2019) pagi.

Menurut BMKG, seperti yang sudah disampaikan dalam rilis Tim Prakirawan Stasiun Meteorologi Radin Inten II Lampung, di Branti, Senin (4/3/2019) pagi, peringatan kewaspadaan potensi hujan lebat dan ditemani kilat/petir dan dapat disertai angin kencang diperkirakan di wilayah Kabupaten Lampung Barat, Pesisir Barat, Lampung Utara, Way Kanan, Tanggamus, Pringsewu, Pesawaran, Lampung Tengah, Lampung Timur, Kota Metro, Bandarlampung, dan Kabupaten Lampung Selatan pada siang, sore, dan malam hari.

BMKG menyatakan pula, apabila terjadi perubahan cuaca yang memungkinkan akan diperbaharui dan diinformasikan melalui WhatsApp Group (0816404333) dan media sosial Facebook (Infocuaca BMKG Lampung) atau bisa diakses langsung via website http://www.stametlampung.com.

Prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku 4 Maret pukul 07.00 WIB sampai dengan 5 Maret 2019 pukul 07.00 WIB, menyebutkan angin secara umum berasal dari arah barat laut-timur dengan kecepatan antara 5-15 knots. Jarak pandang berkisar antara 4-10 km.

Suhu udara secara umum berkisar antara 24-33 derajat Celsius, kecuali Lampung bagian barat (Kabupaten Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 17-29 derajat Celsius.

Kelembapan udara secara umum berkisar antara 57-97 persen, kecuali Lampung bagian barat (Kabupaten Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 68-98 persen.

Sabtu, 08 Desember 2018

Bamsoet: Terdapat Kerekayasaan Dalam Kasus Misbakhun Dari Awal

Sumber: Google
Bambang Soesatyo yang merupakan seorang anggota Hak Angket kasus Bank Century menegaskan kalau kasus Misbakhun memang sudah direkayasa.

Dengan di setujuinya Penijauan Kembali (PK) mengenai kasus Misbakhun korupsi memberikan dugaan bahwa kasus Misbakhun korupsi terjadi karna ada di kriminalisasi karna Misbakhun dianggap  seorang yang sangat aktif dan kritis dalam mengungkap kasus Bank Century.

Dugaan lainnya datang karena kasus Misbakhun sendiri tidak ada sangkut paut dengan skandal korupsi tetapi ramai diberitakan kasus misbakhun adalah kasus Misbakhun korupsi.

"Rekayasa dimulai dari penyidikan, penuntutan hingga pengadilan," ujarnya

Mahkamah Agung mengabulkan Peninjauan Kembali kasus Misbakhun sampai akhirnya Misbakhun dinyatakan tidak bersalah dalam tuduhan Misbakhun korupsi.