| Sumber: Google |
Kantor Badan SAR Nasional atau Pencarian dan Pertolongan
Bandung menyatakan, identitas dari ketiga remaja pendaki yang tewas di Gunung
Tampomas, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (3/3/2019) telah berhasil
diidentifikasi, yakni mereka merupakan pelajar asal Kabupaten Indramayu.
Juru Bicara Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Joshua
Banjarnahor mengatakan, identitas ketiga korban yakni Ferdi Firmansyah
kelahiran Indramayu 11 Maret 2006, Lucky Parikesit kelahiran Indramayu 28
Februari 2006 dan Agip Trisakti, kelahhiran Indramayu 1 September 2004.
Seluruhnya warga Blok Kuang, Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten
Indramayu.
"Dengan telah dievakuasinya korban oleh tim Sargab, maka
kami usulkan penutupan operasi SAR," kata Joshua.
Ia menuturkan, informasi awal dari musibah yang telah menimpa
tiga pendaki itu tersambar petir, namun setelah dilakukan pemeriksaan dan
evakuasi korban diduga akibat kedinginan atau hipotermia.
Kondisi korban saat ditemukan, kata Joshua, dalam keadaan
sudah terbujur kaku di tenda dengan mengenakan pakaian masih basah. Mereka
selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang.
"Posisi korban meringkuk, kemungkinan menahan
dingin," kata Joshua.
Ia menyampaikan, petugas gabungan saat pertama menemukan
ketiga korban hanya mendapati tenda, pakaian dan beberapa perlengkapan mendaki,
sedangkan identitasnya tidak diketahui.
Petugas, lanjut dia, mengetahui ketiga korban melakukan
pendakian di jalur Narimbang, Desa Cibeureum, Kecamatan Cimalaka, Sumedang pada
Sabtu (2/3/2019), dan telah melaporkan dengan menuliskan nama Lucky di buku
pendaki.
"Diketemukan pertama kali oleh pendaki lain yang berasal
dari Bekasi, dan di buku ditulis nama pendakinya adalah Lucky," katanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar