Senin, 04 Maret 2019

Terseret Kasus Andi Arief, Ini Bantahan Cherly Eks Cherrybelle

Sumber: Google
Politikus Andi Arief ditangkap dalam kasus narkoba di hotel Peninsula, Jakarta Barat, Senin (4/3).

Berdasarkan informasi yang didapatkan, Wasekjen Demokrat itu ditangkap bersama seorang wanita yang diduga berprofesi sebagai artis berinisial CJ.

Banyak yang menduga kalau artis yang disebutkan itu adalah Cherly Yuliana Anggraini yang biasa disebut dengan Cherly Juno eks member Cherrybelle.

Ketika dikonfirmasi mengenai kabar itu, Cherly dengan tegas membantah rumor yang menyeret namanya tersebut. Ia menjelaskan saat penangkapan Andi Arief dirinya tengah bersama anaknya tercinta.

"Oh enggak dong. Itu bohong," bantah Cherly saat dihubungi AKURAT.CO pada Senin (4/3).

"Wah hoaks banget ya. Bisa dilihat dari Insta Story saya apa yang saya lakukan. Saya bersama anak saya," jelas wanita 27 tahun itu.

Cherly pun tak habis pikir dengan berita yang membawa-bawa namanya itu. Pasalnya, wanita asal Pekan baru itu juga menegaskan kalau dirinya saja belum pernah sekali pun berjumpa dengan Andi Arief.

"Aneh sekali beritanya. Enggak. Saya nggak tahu. Nggak kenal. Belum pernah jumpa," pungkasnya.

Takut Adanya Tumbang Dikawasan Jakarta Timur, Sekitar 1.234 Pohon Ditebang

Sumber: akurat.co

Pohon tumbang pada saat musim penghujan tiba menjadi sesuatu yang wajib untuk diwaspadai. Upaya pemotongan Pohon yang berpotensi tumbang telah dilakukan oleh pasukan Suku Dinas Kehutanan Jakarta Timur.

Dua bulan terakhir, petugas Suku Dinas Kehutanan Jakarta Timur telah memangkas sekitar 1.234 Pohon di 10 wilayah kecamatan yang ada. Kasudin Kehutanan Jakarta Timur, Aris Firmansyah mengatakan, Penopingan Pohon terus menerus digenjot pihaknya disejumlah wilayah.

"Sejauh ini, sejak Januari hingga Februari kemarin kami sudah melakukan pemotongan Pohon sebanyak 1.234 Pohon," katanya, Senin (4/3/2019).

Dikatakan Aris, selain untuk mencegah tumbangnya Pohon yang disebabkan oleh angin kencang, pemangkasan Pohon juga dilakukan dengan alasan lain. Mulai dari usia Pohon dan gangguan utilitas dimana kabel sudah mulai ditutupi dahan.

"Penopingan itu sendiri kami dilakukan di 10 kecamatan yang ada di Jakarta Timur," ujarnya.

Aris juga mengaku, untuk mengantisipasi Pohon yang rawan tumbang di wilayah Jakarta Timur, pihaknya menyiapkan tim. Sedikitnya 12 tim disebar di 10 kecamatan, dan diharapkan bisa mencegah terjadinya tumbangnya Pohon.

 "Semua petugas selama ini juga terus melakukan patroli sambil mengecek Pohon-Pohon yang perlu dilakukan Penopingan," ujarnya.

Untuk mencegah hal yang tak diharapkan,  kata Aris, ia pun mengimbau untuk warga agar segera melaporkan kepada jajarannya jika menemukan Pohon yang rawan tumbang di lingkungan masing-masing. Dengan laporan yang diberikan warga, petugasnya akan langsung bergerak cepat untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

"Petugas kami tersebar di seluruh kecamatan, karenanya pasti penindakan bisa segera dilakukan," pungkasnya.

Harga Emas Terus Menerus Berbenturan Dengan Dolar AS

Sumber: Google

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada perdagangan Senin atau Selasa pagi WIB (5/3/2019), karena terus menurus merasa tertekan oleh dolar AS yang semakin menguat terhadap mata uang utama lainnya.

Kontrak Emas paling aktif untuk pengiriman April, turun 11,70 dolar AS atau 0,9 persen AS, menjadi menetap di 1.287,50 dolar AS per ounce, seperti yang dilansir dari Antara.

Indeks dolar AS yang mengukur greenback kepada enam mata uang utama saingannya, naik 0,16 persen menjadi 96,6823 pada pukul 15.00 waktu setempat (20.00 GMT).

Emas dan dolar AS biasanya bergerak secara berlawanan arah. Ketika dolar AS menguat maka emaslah yang akan jatuh, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Ketika indeks saham AS jatuh pada Senin (4/3/2019) mendorong Emas berjangka untuk memangkas beberapa kerugian awal menjelang akhir sesi perdagangan.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 15,1 sen AS atau 0,99 persen, menjadi ditutup pada 15,105 dolar AS per ounce.

Platinum untuk pengiriman April turun 24,80 dolar AS atau 2,87 persen, menjadi berakhir pada 838,90 dolar AS per ounce.

Fadli Zon: Emang Setiap Harinya Prabowo Pake Sarung

Sumber: Google
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyindir wacana Presiden Jokowi menetapkan 'Hari Sarung'. Dia menyayangkan Jokowi bicara urusan yang dinilai remeh temeh.

"Ya sayang sekali. Kalau urusan ini urusan remeh temeh," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (4/3/2019).

Menurut Fadli, seharusnya Jokowi berbicara hal yang besar, misalnya soal upaya memperluas lapangan kerja dan sebagainya. "Jadi harusnya (membahas) urusan besar, kalau urusan sarungan itu urusan privat," tuturnya.

Fadli menyatakan, penggunaan sarung di Indonesia merupakan hal yang biasa. Bahkan ada orang yang menggunakan sarung setiap hari, salah satunya calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto.

"Pak Prabowo itu setiap hari juga pakai sarung, setiap hari, begitu sampai di rumah sarungan, dan enggak perlu pakai pencitraan difoto sarungan, itu sudah dilakukan berpuluh tahun, jadi sarungan itu tradisi kita (Indonesia)," ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi berencana akan menetapkan satu hari dalam satu bulan menjadi 'Hari Sarung'. Wacana itu disampaikan ketika mantan Gubernur DKI Jakarta itu menghadiri Festival Sarung Indonesia 2019 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (3/3/2019).

"Kami akan tentukan setiap hari tertentu dalam satu bulan kita memakai sarung bersama-sama. Mau tidak? Setuju tidak?," kata Jokowi.

Sudah Lima Kali Panen Ganja, 3 Pelaku Tanam Ganja Dalam Pot

Sumber: akurat.co

Menanam Ganja dengan cara menanam dipot membuat S (50) sudah menuai hasil. Dari menanam bibit Ganja, pelaku sudah pernah panen sebanyak lima kali. Daun Ganja kering yang dipanen S, terbukti laku dipasaran.

Kapolsek Jatinegara Kompol Rudi yang menyampaikan, pengakuan pelaku tadi benar adanya. Selama ini, pelaku menjual barang haram dengan bentuk daun kering yang dipanen dari penanaman sendiri.

"Yang bersangkutan ini setelah kami interogasi mengaku sudah 5 kali panen," ucap Rudi di lokasi, Senin (4/3/2019).

Awalnya, sambung Rudi, S hanya coba-coba menanam Ganja. Hingga kemudian muncul niatan untuk menjual barang haram tersebut karena tergiur keutungan yang berlipat-lipat.

"Menurut pengakuan S ini awalnya dia nanam Ganja iseng saja. Namun karena tergiur keuntungan besar makanya dijual," katanya.

Satu paket Ganja kering siap edar yang kira-kira berukuran satu jari orang dewasa dijual Rp 100.000. Keuntungan yang didapatkannya ketika panen mencapai puluhan juta rupiah.

Daun beserta batang Ganja kering dijualnya kepada orang-orang yang sudah sering membeli, dalam hal ini kepada tersangka berinisial AP yang juga telah diamankan.

"Dia jual lewat WA. Karena ada buktinya percakapan di HP," tutur Rudi.

S disangkakan Pasal 111 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 dengan hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun kurungan penjara.

Minggu, 03 Maret 2019

Taman Dinosaurus Cina Diprotes Karena 'Cuti Bad Mood'

Sumber: Google

Taman dinosaurus di timur Cina memberikan cuti pada para karyawan yang tengah mengalami ‘bad mood’.

Hal ini karena menurut perusahaan itu, ‘bad mood’ sangat berpengaruh dan bisa saja merusak produktivitas dalam bekerja. Terlebih, para staf kerap dianggap banyak bertemu orang yang kadang dapat membuat sedih dan putus asa.

"Dengan suasana hati senang, staf dapat melayani pengunjung dengan ramah," ungkap juru bicara taman itu Chen Qingcheng.
Adapun jatah cuti itu diberlakukan satu kali dalam sebulan.

“Sudah tiga tahun terakhir, saya tidak berusaha mencari-cari alasan tak bekerja ketika tengah bad mood,” ungkap salah seorang.Stafnya yang dilansir dari Daily Mail, Minggu (3/3/2019).

Namun, kebijakan yang diberlakukan ini bertentangan dengan pemerintah Cina dengan menyerukan untuk mengganti cuti berbayar dengan kebijakan yang lebih konkret.

Dilan 1991 Sukses Tembus 2 Juta Penonton Padahal Baru 3 Hari

Sumber: Google

Film Dilan 1991 kembali mencetak rekor baru. Setelah hari pertama meraup 800.000 penonton, film karya rumah produksi Max Pictures itu sudah berhasil menembus angka 2 juta penonton hanya dalam kurun waktu 3 hari penayangan. Demikian, Dilan 1991 pun resmi pecahkan rekor box office Indonesia sepanjang masa.

Kabar bahagia itu diumumkan sendiri oleh Max Pictures melalui akun Instagram resmi mereka.

“Total sampai hari ke-Dilan 1991. Rekor baru sepanjang masa 2.082.000. Terima kasih penonton Film Indonesia,” tulis Max Pictures, dikutip Minggu (3/3).

Lebih lanjut, Max Pictures berharap film Indonesia lainnya dapat menjadi yang terbaik di negeri sendiri.

“Terima kasih apresiasinya penonton Indonesia, mari dukung terus film dalam negeri dan menjadi yang terbaik di negeri sendiri,” demikian tertulis dalam keterangan unggahan Max Pictures.



 Jumlah penonton film Dilan sudah dipastikan akan terus bertambah menginggat film yang diadaptasi dari novel karya Pidi Baiq itu masih tayang di Bioskop seluruh Indonesia.

Sebelumnya, film Dilan 1990  memperoleh 2,2 juta penonton hanya dalam satu minggu. Film ini pun tercatat sebagai menjadi salah satu film terlaris di Tanah Air dengan perolehan 6 juta penonton selama tayang.

Film Dilan 1991 merupakan sekuel dari film pertamanya 1990 . Film ini melanjutkan kisah Dilan (Iqbaal Ramadhan) dan Milea (Vanesha Prescilla) setelah keduanya resmi berpacaran dalam film Dilan 1990. Film Dilan 1991 tak hanya menyajikan romantisme ala Dilan dan Milea tapi juga polemik yang lebih serius dalam kisah cinta mereka.

Tiga Pendaki Tewas di Gunung Tampomas Akhirnya Identitas Diketahui

Sumber: Google

Kantor Badan SAR Nasional atau Pencarian dan Pertolongan Bandung menyatakan, identitas dari ketiga remaja pendaki yang tewas di Gunung Tampomas, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (3/3/2019) telah berhasil diidentifikasi, yakni mereka merupakan pelajar asal Kabupaten Indramayu.

Juru Bicara Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Joshua Banjarnahor mengatakan, identitas ketiga korban yakni Ferdi Firmansyah kelahiran Indramayu 11 Maret 2006, Lucky Parikesit kelahiran Indramayu 28 Februari 2006 dan Agip Trisakti, kelahhiran Indramayu 1 September 2004. Seluruhnya warga Blok Kuang, Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

"Dengan telah dievakuasinya korban oleh tim Sargab, maka kami usulkan penutupan operasi SAR," kata Joshua.

Ia menuturkan, informasi awal dari musibah yang telah menimpa tiga pendaki itu tersambar petir, namun setelah dilakukan pemeriksaan dan evakuasi korban diduga akibat kedinginan atau hipotermia.

Kondisi korban saat ditemukan, kata Joshua, dalam keadaan sudah terbujur kaku di tenda dengan mengenakan pakaian masih basah. Mereka selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang.

"Posisi korban meringkuk, kemungkinan menahan dingin," kata Joshua.

Ia menyampaikan, petugas gabungan saat pertama menemukan ketiga korban hanya mendapati tenda, pakaian dan beberapa perlengkapan mendaki, sedangkan identitasnya tidak diketahui.

Petugas, lanjut dia, mengetahui ketiga korban melakukan pendakian di jalur Narimbang, Desa Cibeureum, Kecamatan Cimalaka, Sumedang pada Sabtu (2/3/2019), dan telah melaporkan dengan menuliskan nama Lucky di buku pendaki.

"Diketemukan pertama kali oleh pendaki lain yang berasal dari Bekasi, dan di buku ditulis nama pendakinya adalah Lucky," katanya.

Akhirnya Tiba Dirumah Duka Jenazah Dari Ibunda Mikha Tambayong

Sumber: Google

Jenazah ibunda Mikha Tambayong, Deva Malaihollo alias Deva Sheila Tambayong dikabarkan telah berpulang pada Minggu (3/3).

Sekitar pukul 22.20 WIB, jenazah baru saja tiba di rumah duka yang terletak di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Berdasarkan pantauan dari media Akurat.co, para pelayat dengan kostum serba hitam sudah mulai berdatangan kerumah duka untuk memberikan doa.

Rumah duka ibunda Mikha Tambayong. AKURAT.CO/Rahma Maulidia

Suara isak tangis pun mulai memenuhi rumah kediaman. Jenazah dibawa menggunakan kendaraan ambulan, sementara itu Mikha Tambayong datang menggunakan kendaraan pribadinya yang berwarna putih.


Lantunan piano kemudian mengiri kehadiran jenazah di rumah duka.

Dikabarkan, ibundanya meninggal dunia pukul 6 sore tadi lantaran mengidap penyakit autoimun. Saat ini, prosesi ibadah kebaktian tengah berlangsung di rumah duka.





BMKG: Lampung Akan Kembali Diterpa Hujan Disertai Petir dan Angin

Sumber: Google
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah menyampaikan peringatan dini kewaspadaan kondisi cuaca buruk potensi hujan lebat dengan disertai petir dan angin kencang  pada sejumlah wilayah di Provinsi Lampung, Senin (4/3/2019) hingga Selasa (5/3/2019) pagi.

Menurut BMKG, seperti yang sudah disampaikan dalam rilis Tim Prakirawan Stasiun Meteorologi Radin Inten II Lampung, di Branti, Senin (4/3/2019) pagi, peringatan kewaspadaan potensi hujan lebat dan ditemani kilat/petir dan dapat disertai angin kencang diperkirakan di wilayah Kabupaten Lampung Barat, Pesisir Barat, Lampung Utara, Way Kanan, Tanggamus, Pringsewu, Pesawaran, Lampung Tengah, Lampung Timur, Kota Metro, Bandarlampung, dan Kabupaten Lampung Selatan pada siang, sore, dan malam hari.

BMKG menyatakan pula, apabila terjadi perubahan cuaca yang memungkinkan akan diperbaharui dan diinformasikan melalui WhatsApp Group (0816404333) dan media sosial Facebook (Infocuaca BMKG Lampung) atau bisa diakses langsung via website http://www.stametlampung.com.

Prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku 4 Maret pukul 07.00 WIB sampai dengan 5 Maret 2019 pukul 07.00 WIB, menyebutkan angin secara umum berasal dari arah barat laut-timur dengan kecepatan antara 5-15 knots. Jarak pandang berkisar antara 4-10 km.

Suhu udara secara umum berkisar antara 24-33 derajat Celsius, kecuali Lampung bagian barat (Kabupaten Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 17-29 derajat Celsius.

Kelembapan udara secara umum berkisar antara 57-97 persen, kecuali Lampung bagian barat (Kabupaten Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 68-98 persen.