Jumat, 12 Juli 2019

Galih Ginanjar Jadi Tersangka, Barbie Kumalasari: Semua Pasti Ada Hikmahnya

Sumber: google.com
Barbie Kumalasari menegaskan kalau dirinya tidak menyesalkan Galih Ginanjar ditetapkan oleh tersangka dan masuk penjara dalam kasus 'Bau Ikan Asin'.

"Gak (nyesel) lah namanya kehidupan kan. Gak ada yang tahu ya semua pasti ada hikmahnya," kata Barbie Kumalasari saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (11/7).

Mengenai keadaan Galih, Rihat Hutabarat selaku kuasa hukum Barbie Kumalasari mengatakan kliennya tidak dalam keadaan tertekan menjalani proses hukum.

"Saya lihat gak ada merasa tertekan dia enjoy aja jalani proses ini karena dia memang udah tulus dan ikhlasakan mengikuti proses secara kooperatif dan baik," timpal Rihat.

"Informasi terbaru mengenai klien kami Galih Ginanjar tadi sudah saya dampingin udah ada pemeriksaan tambahan dan sudah ditingkatkan statusnya sebagai tersangka," jelas Rihat.

Seperti diberitakan sebelumnya, kalau Galih Ginanjar ditangkap di suatu hotel di bilangan Jakarta Selatan pada pukul 03.00 WIB.



Sumber: akurat.co

Waktu Berusia 19 Tahun, Bagus Saputra Pernah Jadi Suami Brondong Barbie Kumalasari

Sumber: google.com
Seorang pria bernama Bagus Saputra tiba-tiba muncul di media sosial dan mengungkapkan sebuah fakta yang baru mengenai Barbie Kumalasari.

Bagus mengaku kalau dirinya pernah menikah siri dengan Barbie di saat usianya masih sangatlah muda.

"Aku saat itu 19 tahun dia (Kumalasari) sudah 32 tahun," ujar Bagus saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (11/7).

Pria itu mengaku kalau dirinya menikah secara siri pada 23 Desember 2014. Namun pernikahannya dengan Kumalasari tak berlangsung lama, yakni hanya bertahan 6 bulan.

Pria itu pun mengungkapkan apa alasannya ia mau menikah dengan wanita yang terpaut usia 11 tahun lebih tua darinya.

"Ya kan di usia segitu aku masih cinta remaja gitu," katanya.

Selama menikah dengan Kumalasari, Bagus mengaku tinggal di salah satu apartemen yang ada di bilangan Jakarta.

"Waktu itu soalnya kita tinggal di Apartemen Pluit Laguna," lanjutnya.

Disamping itu, meski Kumalasari kini telah memiliki suami baru yakni Galih Ginanjar, namun Bagus mengaku masih menjalin komunikasi dengan Kumalasari hingga tahun lalu.

"Sekarang sudah enggak (komunikasi). Dulu saja 2018 masih sering kontak," tandasnya.



Sumber: akurat.co

Sandy Tumiwa Mengatasi Kecanduannya dengan Memperbanyak Ibadah

Sumber: google.co

Terdakwa kasus narkoba Sandy Tumiwa sampai saat ini masih mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, Jakarta Timur.

Seperti diketahui, Sandy Tumiwa ditangkap Polsek Menteng, Jakarta Pusat pada Maret 2019 lalu. Barang bukti yang sudah diamankan yaitu narkoba jenis sabu seberat 0, 24 gram.

Di penjara, Sandy mengungkapkan sudah mengatasi masalah kecanduannya dengan melakukan ibadah salat. Selama ditahanan, mantan suami Tessa Kaunang tersebut mengaku kalau dirinya lebih banyak beribadah.

"Saya bawa solat. Karena kalau dibawa solat aliran darahnya bagus dan bikin kita tenang. Dengan kita bersujud juga membuat kita lebih tenang dalam hal-hal seperti ini, hal yang saya alami sekarang," ucap Sandy Tumiwa di usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (11/7).

Demikian halnya penampilan Sandy Tumiwa juga kini terlihat agamis. Bahkan diakuinya, ia juga aktif di Dewan Keluarga Masjid (DKM).

"Iya semua. Jadi diperbanyak solat. Puasa sama zikir juga. Kebetulan saya juga aktif di DKM kan, jadi ya perbanyak ibadah," tandas Sandy Tumiwa.




Sumber: akurat.co

Kamis, 11 Juli 2019

Atiqah Hasiholan Bersyukur Sang Ibunda Tidak 6 Tahun Penjara

Sumber: google.com
Ibunda dari aktris cantik Atiqah Hasiholan, Ratna Sarumpaet tidak terima dengan hasil vonis Majelis Hakim, dalam kasus penyebaran berita hoaks yang menjeratnya. Hal itu, ia sampaikan setela selesai sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/7).

"Ya nggak (terima)," katanya.

Menurut Ratna, didalam logika dasarnya, keonaran itu bukanlah seperti apa yang ia lakukan. Namun dari awal ia memang yakin kalau dalam penegakkan hukum atas kasusnya sarat dengan unsur politik.

"Saya dikatakan pasal yang menurut saya nggak saya langgar. Tidak ada keonaran tapi dibilang ada keonaran," keluh mertua Rio Dewanto itu kepada awak media.

Disisi lain, Atiqah yang merupakan putri dari Ratna Sarumpaet, merasa bersyukur karena hukuman yang diterima oleh ibunya jauh dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni 6 tahun penjara.

"Ya saya bersyukur sangat jauh dari tuntutan jaksa yaitu 6 tahun dan hakim memvonis 2 tahun. Itu satu hal yang saya syukuri," ungkap Atiqah.



Sumber: akurat.co

Menyita Perhatian Netizen, Warung Buka Setiap Hari Kecuali Hari Kiamat

Sumber: akurat.com
Sebuah foto dengan tulisan di sebuah spanduk yang terbentang di sebuah warung menyita perhatian warganet. Dalam spanduk itu tertulis kata-kata yang menginformasikan tentang waktu buka warung tersebut.

Seperti yang terpampang jelas di bawah ini, warung tersebut ditulis buka setiap hari kecuali hari akhir atau yang sering dikenal hari kiamat. Kalimat tersebut jelas saja menarik banyak orang untuk mencari informasi mengenai warung  viral tersebut.


Tak hanya bikin para netizen penasaran, ternyata banyak juga warganet yang dibuat kebingungan dengan informasi yang tercetak di spanduk tersebut. Mereka bertanya-tanya bagaimana jika dalam cuaca super buruk, apakah masih buka juga? Tapi, sepertinya informasi tersebut hanyalah untuk seru-seruan saja.

"Klw banjir gempa dan hujan es batu buka jg....????," tanya kapank01.

"Buka tiap hari kecuali tutup," celoteh latif_dalo.

Gimana menurutmu?



Sumber: akurat.co

Senin, 04 Maret 2019

Terseret Kasus Andi Arief, Ini Bantahan Cherly Eks Cherrybelle

Sumber: Google
Politikus Andi Arief ditangkap dalam kasus narkoba di hotel Peninsula, Jakarta Barat, Senin (4/3).

Berdasarkan informasi yang didapatkan, Wasekjen Demokrat itu ditangkap bersama seorang wanita yang diduga berprofesi sebagai artis berinisial CJ.

Banyak yang menduga kalau artis yang disebutkan itu adalah Cherly Yuliana Anggraini yang biasa disebut dengan Cherly Juno eks member Cherrybelle.

Ketika dikonfirmasi mengenai kabar itu, Cherly dengan tegas membantah rumor yang menyeret namanya tersebut. Ia menjelaskan saat penangkapan Andi Arief dirinya tengah bersama anaknya tercinta.

"Oh enggak dong. Itu bohong," bantah Cherly saat dihubungi AKURAT.CO pada Senin (4/3).

"Wah hoaks banget ya. Bisa dilihat dari Insta Story saya apa yang saya lakukan. Saya bersama anak saya," jelas wanita 27 tahun itu.

Cherly pun tak habis pikir dengan berita yang membawa-bawa namanya itu. Pasalnya, wanita asal Pekan baru itu juga menegaskan kalau dirinya saja belum pernah sekali pun berjumpa dengan Andi Arief.

"Aneh sekali beritanya. Enggak. Saya nggak tahu. Nggak kenal. Belum pernah jumpa," pungkasnya.

Takut Adanya Tumbang Dikawasan Jakarta Timur, Sekitar 1.234 Pohon Ditebang

Sumber: akurat.co

Pohon tumbang pada saat musim penghujan tiba menjadi sesuatu yang wajib untuk diwaspadai. Upaya pemotongan Pohon yang berpotensi tumbang telah dilakukan oleh pasukan Suku Dinas Kehutanan Jakarta Timur.

Dua bulan terakhir, petugas Suku Dinas Kehutanan Jakarta Timur telah memangkas sekitar 1.234 Pohon di 10 wilayah kecamatan yang ada. Kasudin Kehutanan Jakarta Timur, Aris Firmansyah mengatakan, Penopingan Pohon terus menerus digenjot pihaknya disejumlah wilayah.

"Sejauh ini, sejak Januari hingga Februari kemarin kami sudah melakukan pemotongan Pohon sebanyak 1.234 Pohon," katanya, Senin (4/3/2019).

Dikatakan Aris, selain untuk mencegah tumbangnya Pohon yang disebabkan oleh angin kencang, pemangkasan Pohon juga dilakukan dengan alasan lain. Mulai dari usia Pohon dan gangguan utilitas dimana kabel sudah mulai ditutupi dahan.

"Penopingan itu sendiri kami dilakukan di 10 kecamatan yang ada di Jakarta Timur," ujarnya.

Aris juga mengaku, untuk mengantisipasi Pohon yang rawan tumbang di wilayah Jakarta Timur, pihaknya menyiapkan tim. Sedikitnya 12 tim disebar di 10 kecamatan, dan diharapkan bisa mencegah terjadinya tumbangnya Pohon.

 "Semua petugas selama ini juga terus melakukan patroli sambil mengecek Pohon-Pohon yang perlu dilakukan Penopingan," ujarnya.

Untuk mencegah hal yang tak diharapkan,  kata Aris, ia pun mengimbau untuk warga agar segera melaporkan kepada jajarannya jika menemukan Pohon yang rawan tumbang di lingkungan masing-masing. Dengan laporan yang diberikan warga, petugasnya akan langsung bergerak cepat untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

"Petugas kami tersebar di seluruh kecamatan, karenanya pasti penindakan bisa segera dilakukan," pungkasnya.