Jumat, 12 Juli 2019

Sandy Tumiwa Mengatasi Kecanduannya dengan Memperbanyak Ibadah

Sumber: google.co

Terdakwa kasus narkoba Sandy Tumiwa sampai saat ini masih mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, Jakarta Timur.

Seperti diketahui, Sandy Tumiwa ditangkap Polsek Menteng, Jakarta Pusat pada Maret 2019 lalu. Barang bukti yang sudah diamankan yaitu narkoba jenis sabu seberat 0, 24 gram.

Di penjara, Sandy mengungkapkan sudah mengatasi masalah kecanduannya dengan melakukan ibadah salat. Selama ditahanan, mantan suami Tessa Kaunang tersebut mengaku kalau dirinya lebih banyak beribadah.

"Saya bawa solat. Karena kalau dibawa solat aliran darahnya bagus dan bikin kita tenang. Dengan kita bersujud juga membuat kita lebih tenang dalam hal-hal seperti ini, hal yang saya alami sekarang," ucap Sandy Tumiwa di usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (11/7).

Demikian halnya penampilan Sandy Tumiwa juga kini terlihat agamis. Bahkan diakuinya, ia juga aktif di Dewan Keluarga Masjid (DKM).

"Iya semua. Jadi diperbanyak solat. Puasa sama zikir juga. Kebetulan saya juga aktif di DKM kan, jadi ya perbanyak ibadah," tandas Sandy Tumiwa.




Sumber: akurat.co

Kamis, 11 Juli 2019

Atiqah Hasiholan Bersyukur Sang Ibunda Tidak 6 Tahun Penjara

Sumber: google.com
Ibunda dari aktris cantik Atiqah Hasiholan, Ratna Sarumpaet tidak terima dengan hasil vonis Majelis Hakim, dalam kasus penyebaran berita hoaks yang menjeratnya. Hal itu, ia sampaikan setela selesai sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/7).

"Ya nggak (terima)," katanya.

Menurut Ratna, didalam logika dasarnya, keonaran itu bukanlah seperti apa yang ia lakukan. Namun dari awal ia memang yakin kalau dalam penegakkan hukum atas kasusnya sarat dengan unsur politik.

"Saya dikatakan pasal yang menurut saya nggak saya langgar. Tidak ada keonaran tapi dibilang ada keonaran," keluh mertua Rio Dewanto itu kepada awak media.

Disisi lain, Atiqah yang merupakan putri dari Ratna Sarumpaet, merasa bersyukur karena hukuman yang diterima oleh ibunya jauh dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni 6 tahun penjara.

"Ya saya bersyukur sangat jauh dari tuntutan jaksa yaitu 6 tahun dan hakim memvonis 2 tahun. Itu satu hal yang saya syukuri," ungkap Atiqah.



Sumber: akurat.co

Menyita Perhatian Netizen, Warung Buka Setiap Hari Kecuali Hari Kiamat

Sumber: akurat.com
Sebuah foto dengan tulisan di sebuah spanduk yang terbentang di sebuah warung menyita perhatian warganet. Dalam spanduk itu tertulis kata-kata yang menginformasikan tentang waktu buka warung tersebut.

Seperti yang terpampang jelas di bawah ini, warung tersebut ditulis buka setiap hari kecuali hari akhir atau yang sering dikenal hari kiamat. Kalimat tersebut jelas saja menarik banyak orang untuk mencari informasi mengenai warung  viral tersebut.


Tak hanya bikin para netizen penasaran, ternyata banyak juga warganet yang dibuat kebingungan dengan informasi yang tercetak di spanduk tersebut. Mereka bertanya-tanya bagaimana jika dalam cuaca super buruk, apakah masih buka juga? Tapi, sepertinya informasi tersebut hanyalah untuk seru-seruan saja.

"Klw banjir gempa dan hujan es batu buka jg....????," tanya kapank01.

"Buka tiap hari kecuali tutup," celoteh latif_dalo.

Gimana menurutmu?



Sumber: akurat.co

Senin, 04 Maret 2019

Terseret Kasus Andi Arief, Ini Bantahan Cherly Eks Cherrybelle

Sumber: Google
Politikus Andi Arief ditangkap dalam kasus narkoba di hotel Peninsula, Jakarta Barat, Senin (4/3).

Berdasarkan informasi yang didapatkan, Wasekjen Demokrat itu ditangkap bersama seorang wanita yang diduga berprofesi sebagai artis berinisial CJ.

Banyak yang menduga kalau artis yang disebutkan itu adalah Cherly Yuliana Anggraini yang biasa disebut dengan Cherly Juno eks member Cherrybelle.

Ketika dikonfirmasi mengenai kabar itu, Cherly dengan tegas membantah rumor yang menyeret namanya tersebut. Ia menjelaskan saat penangkapan Andi Arief dirinya tengah bersama anaknya tercinta.

"Oh enggak dong. Itu bohong," bantah Cherly saat dihubungi AKURAT.CO pada Senin (4/3).

"Wah hoaks banget ya. Bisa dilihat dari Insta Story saya apa yang saya lakukan. Saya bersama anak saya," jelas wanita 27 tahun itu.

Cherly pun tak habis pikir dengan berita yang membawa-bawa namanya itu. Pasalnya, wanita asal Pekan baru itu juga menegaskan kalau dirinya saja belum pernah sekali pun berjumpa dengan Andi Arief.

"Aneh sekali beritanya. Enggak. Saya nggak tahu. Nggak kenal. Belum pernah jumpa," pungkasnya.

Takut Adanya Tumbang Dikawasan Jakarta Timur, Sekitar 1.234 Pohon Ditebang

Sumber: akurat.co

Pohon tumbang pada saat musim penghujan tiba menjadi sesuatu yang wajib untuk diwaspadai. Upaya pemotongan Pohon yang berpotensi tumbang telah dilakukan oleh pasukan Suku Dinas Kehutanan Jakarta Timur.

Dua bulan terakhir, petugas Suku Dinas Kehutanan Jakarta Timur telah memangkas sekitar 1.234 Pohon di 10 wilayah kecamatan yang ada. Kasudin Kehutanan Jakarta Timur, Aris Firmansyah mengatakan, Penopingan Pohon terus menerus digenjot pihaknya disejumlah wilayah.

"Sejauh ini, sejak Januari hingga Februari kemarin kami sudah melakukan pemotongan Pohon sebanyak 1.234 Pohon," katanya, Senin (4/3/2019).

Dikatakan Aris, selain untuk mencegah tumbangnya Pohon yang disebabkan oleh angin kencang, pemangkasan Pohon juga dilakukan dengan alasan lain. Mulai dari usia Pohon dan gangguan utilitas dimana kabel sudah mulai ditutupi dahan.

"Penopingan itu sendiri kami dilakukan di 10 kecamatan yang ada di Jakarta Timur," ujarnya.

Aris juga mengaku, untuk mengantisipasi Pohon yang rawan tumbang di wilayah Jakarta Timur, pihaknya menyiapkan tim. Sedikitnya 12 tim disebar di 10 kecamatan, dan diharapkan bisa mencegah terjadinya tumbangnya Pohon.

 "Semua petugas selama ini juga terus melakukan patroli sambil mengecek Pohon-Pohon yang perlu dilakukan Penopingan," ujarnya.

Untuk mencegah hal yang tak diharapkan,  kata Aris, ia pun mengimbau untuk warga agar segera melaporkan kepada jajarannya jika menemukan Pohon yang rawan tumbang di lingkungan masing-masing. Dengan laporan yang diberikan warga, petugasnya akan langsung bergerak cepat untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

"Petugas kami tersebar di seluruh kecamatan, karenanya pasti penindakan bisa segera dilakukan," pungkasnya.

Harga Emas Terus Menerus Berbenturan Dengan Dolar AS

Sumber: Google

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada perdagangan Senin atau Selasa pagi WIB (5/3/2019), karena terus menurus merasa tertekan oleh dolar AS yang semakin menguat terhadap mata uang utama lainnya.

Kontrak Emas paling aktif untuk pengiriman April, turun 11,70 dolar AS atau 0,9 persen AS, menjadi menetap di 1.287,50 dolar AS per ounce, seperti yang dilansir dari Antara.

Indeks dolar AS yang mengukur greenback kepada enam mata uang utama saingannya, naik 0,16 persen menjadi 96,6823 pada pukul 15.00 waktu setempat (20.00 GMT).

Emas dan dolar AS biasanya bergerak secara berlawanan arah. Ketika dolar AS menguat maka emaslah yang akan jatuh, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Ketika indeks saham AS jatuh pada Senin (4/3/2019) mendorong Emas berjangka untuk memangkas beberapa kerugian awal menjelang akhir sesi perdagangan.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 15,1 sen AS atau 0,99 persen, menjadi ditutup pada 15,105 dolar AS per ounce.

Platinum untuk pengiriman April turun 24,80 dolar AS atau 2,87 persen, menjadi berakhir pada 838,90 dolar AS per ounce.

Fadli Zon: Emang Setiap Harinya Prabowo Pake Sarung

Sumber: Google
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyindir wacana Presiden Jokowi menetapkan 'Hari Sarung'. Dia menyayangkan Jokowi bicara urusan yang dinilai remeh temeh.

"Ya sayang sekali. Kalau urusan ini urusan remeh temeh," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (4/3/2019).

Menurut Fadli, seharusnya Jokowi berbicara hal yang besar, misalnya soal upaya memperluas lapangan kerja dan sebagainya. "Jadi harusnya (membahas) urusan besar, kalau urusan sarungan itu urusan privat," tuturnya.

Fadli menyatakan, penggunaan sarung di Indonesia merupakan hal yang biasa. Bahkan ada orang yang menggunakan sarung setiap hari, salah satunya calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto.

"Pak Prabowo itu setiap hari juga pakai sarung, setiap hari, begitu sampai di rumah sarungan, dan enggak perlu pakai pencitraan difoto sarungan, itu sudah dilakukan berpuluh tahun, jadi sarungan itu tradisi kita (Indonesia)," ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi berencana akan menetapkan satu hari dalam satu bulan menjadi 'Hari Sarung'. Wacana itu disampaikan ketika mantan Gubernur DKI Jakarta itu menghadiri Festival Sarung Indonesia 2019 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (3/3/2019).

"Kami akan tentukan setiap hari tertentu dalam satu bulan kita memakai sarung bersama-sama. Mau tidak? Setuju tidak?," kata Jokowi.